-malamku sepi dari nyaman.
sujudku sepi dari air mata.
hatiku sepi dari air surga.
lidahku sepi dari guyuran dzikir.
tawaku sepi dari bersyukur.
-hendaknya KAU angkat diriku.
tak KAU pijakkan di bumi ini.
agar aku tak terlena dengannya.
namun aku tatap mataNYA.
dan seketika aku tak berdaya.
-aku telah mati rasa, dari sentuhan ajakanmu.
aku tenggelam dalam skejapnya duniamu.
aku berkabung atas belas kasihmu.
oh, sungguh tak bergunanya aku ini.
mengatakan kenyataan yang menyedihkan hatiMU.
membuatMu menjauh dari eranganku.
sekejap pun Kau tak sudi.
maafkan aku...
meskipun tak akan Kau tanggapi.
tapi aku masih berharap.
hanya mengharap yang tak berlabuh.
dukaku kini seterang tawaku dulu.
tawaku yang manjauhkanmu.
maafkan aku...
maafkan aku...
sujudku sepi dari air mata.
hatiku sepi dari air surga.
lidahku sepi dari guyuran dzikir.
tawaku sepi dari bersyukur.
-hendaknya KAU angkat diriku.
tak KAU pijakkan di bumi ini.
agar aku tak terlena dengannya.
namun aku tatap mataNYA.
dan seketika aku tak berdaya.
-aku telah mati rasa, dari sentuhan ajakanmu.
aku tenggelam dalam skejapnya duniamu.
aku berkabung atas belas kasihmu.
oh, sungguh tak bergunanya aku ini.
mengatakan kenyataan yang menyedihkan hatiMU.
membuatMu menjauh dari eranganku.
sekejap pun Kau tak sudi.
maafkan aku...
meskipun tak akan Kau tanggapi.
tapi aku masih berharap.
hanya mengharap yang tak berlabuh.
dukaku kini seterang tawaku dulu.
tawaku yang manjauhkanmu.
maafkan aku...
maafkan aku...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar